BUMI memamerkan laba bersih US$81 juta untuk 2025 dan mulai menghembuskan narasi dividen perdana. Namun, apakah angka ini murni dari keringat operasional atau sekadar hasil akrobat akuntansi tingkat tinggi?
Lupakan euforia sesaat. Masuknya Grup Salim memang memberikan napas baru bagi emiten "sejuta umat" ini, namun angka-angka di neraca menceritakan kisah yang jauh lebih rumit daripada sekadar sentimen pasar. Apakah kita sedang melihat kebangkitan raksasa, atau sekadar penundaan masa senja batu bara?