Senin ini, dunia digital hening. Sementara Elon Musk meneriakkan narasi 'serangan siber' di Fox Business, sumber-sumber saya di San Francisco menceritakan kisah yang jauh lebih memalukan tentang infrastruktur yang retak dan ambisi luar angkasa yang mengorbankan stabilitas bumi.
Kita dijanjikan alun-alun kota digital yang bebas, sebuah utopia 'Free Speech'. Namun, apa yang terjadi ketika algoritma dirancang bukan untuk kebenaran, melainkan untuk kemarahan? Selamat datang di X, di mana validasi kini bisa dibeli seharga $8 dan disinformasi menyebar lebih cepat daripada cahaya.