Jam menunjukkan pukul 19.45. Mata Anda perih dihajar cahaya biru, punggung kaku, dan jempol masih saja menggulir layar secara otomatis. Di sinilah 'Isya' hadir, bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan satu-satunya penghalang antara Anda dan kelelahan mental total.