Stadion Brawijaya tidak pernah benar-benar sunyi. Di antara gemuruh Persikmania dan taktik dingin The Guardians, malam ini adalah ujian tentang siapa yang memiliki nyali lebih besar, bukan sekadar statistik penguasaan bola.
Lupakan taktik 4-3-3 sejenak. Ada bau gas air mata yang masih samar tercium dari ingatan 2019. Ketika Macan Putih dan Laskar Mataram bertemu, yang dipertaruhkan bukan hanya tiga poin, melainkan sebuah rekonsiliasi sejarah yang tertunda.