Sirene meraung lagi. Kita sebut itu musibah, tapi benarkah? Atau ini hanya konsekuensi logis dari tata kota yang kita biarkan semrawut atas nama 'estetika' dan nostalgia?
Di balik lampu gemerlap Pahlawan Street Center, ada mesin politik yang bekerja dalam senyap. Ini bukan sekadar soal siapa yang memotong pita peresmian, tapi siapa yang sebenarnya memegang guntingnya. Mari kita bongkar kode sumber kekuasaan Kota Gadis.